TIGA KATA SULIT DAN TERLARANG DIUCAPKAN

Kesombongan membuat seseorang pantang untuk mengeluarkan kata-kata ini. Mengucapkan ketiga kata ini berarti ia mengakui kesalahan, kehebatan orang lain dan mengakui kelemahan diri.

Mereka lebih menjaga egonya ketimbang merendahkan hatinya. Sangat dipantang baginya untuk merendahkan hatinya walau hanya sedikit.

Rendah hati sama saja merendahkan dirinya di hadapan orang lain dan menjatuhkan kehormatan dan martabatnya, makanya ketiga kata ini sangat pantang diucapkan dari mulut mereka.

Ketiga kata sederhana itu adalah Maaf, Terima Kasih, dan Tolong. Sebab sulit diucapkan karena orang ini merasa bahwa derajat hidupnya lebih tinggi, meremehkan orang dibawahnya.

Baginya semua yang ada di dunia ini bisa ia dapatkan tanpa harus mengemis kata tolong, enggan mengakui kesalahannya dengan kata maaf dan pantang mengenang jasa kebaikan orang lain dengan ucapan terima kasih. (Astaghfirullah semoga kita semua terhindar dari hal sedemikian)

Padahal Rasulullah telah memberi tahukan kepada kita tentang kesombongan tersebut.Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu dari Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, beliau bersabda,

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”

Ada seseorang yang bertanya,

“ Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“  (HR. Muslim)

Haritsah bin Wahb Al Khuzai’i berkata bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar,
tamak lagi rakus, dan sombong .“

(HR. Bukhar dan Muslim)

---

Ada pun tiga kata terlarang itu adalah kata yang sering kali kita dengar, baik di rumah, sekolah, kantor atau tempat lainnya. Kata itu bukan kata yang tabu atau haram buat kita ucapkan, hanya saja membuat efek tidak baik kedepannya.

Kata-kata ini menghambat kita karena kita akan menjadi malas dan tak bersemangat. kata-kata itu adalah,

"Saya Tidak Bisa"

Di saat dihadapkan dengan suatu target atau pekerjaan yang kelihatannya agak sulit kita cenderung suka berkata, "Saya tidak bisa" , maka dengan segera perkataan Anda hanya akan membuat pintu pikiran kita tertutup untuk mencari jalan dan mencoba.

Sebaliknya jika kita berkata "saya belum bisa" ini masih membuat otak kita bekerja mencari jalan. Kalau kita sering mengucapkan kata "Saya tidak bisa" maka ini dapat Membatasi kemampuan diri kita. Sikap merasa tidak bisa juga "Melumpuhkan kreativitas Anda".

Kita dapat mengucapkan kata "Saya coba dulu". setidaknya dengan demikian " Kita akan tahu seberapa kemampuan Anda untuk meraih suatu hal.

Untuk menjadi seseorang yang berhasil, jangan pernah lagi ucapkan "kata saya tidak bisa" , khususnya dalam hal yang berhubungan dengan kemampuan diri.

Ingatlah Allah akan firman Allah, Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS.Surah al-Insyirah: 5-6).

Yang ini Allah sendiri yang menjanjikan. masa' kga percaya akan janji Tuhan? perlu dicek tuh.. keimanannya.

*

"Tidak Mungkin"

Orang-orang yang sering berkata "Tidak mungkin" akan menutup berbagai pintu keajaiban. Dengan sikap ini mereka akan sulit meraih sesuatu yang hebat. Karena hampir segala sesuatu yang kita nikmati hari ini adalah sesuatu yang mustahil di hari kemarin.

Semua pencapaian yang luar biasa diawali dengan suatu keyakinan bahwa hal itu mungkin dikerjakan atau diwujudkan.

Buktinya kalau Kita perhatikan berbagai peralatan teknologi canggih saat ini, mungkin waktu dulu awalnya banyak orang yang menganggap itu sesuatu yang tidak mungkin tapi ternyata sekarang hal itu mungkin untuk diciptakan. misalkan bagaimana manusia bisa terbang? ternyata terciptalah pesawat terbang.

Ini berarti apa saja yang Anda ingin raih saat ini dalam hal karir, keuangan, keluarga, hal itu sangat mungkin dicapai.

Seorang yang berhasil harus belajar melihat setiap kemungkinan dibalik suatu kemustahilan. ini akan mendatangkan banyak keajaiban yang terjadi dalam hidup Anda

Masih ingatkan cerita "Tukang bubur naik Haji" ?? bila Allah berkehendak maka terjadilah... Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia" (QS. Yaasiin:82)

*

"Saya Sudah Tahu"

Setiap kali Anda mengucapkan bahwa "Saya sudah tahu",sebenarnya Anda sedang menutup pintu pembelajaran. Sehingga kita tidak lagi berusaha untuk mempelajari hal-hal baru.

Padahal dalam kehidupan selalu ada hal yang dapat kita pelajari. Kalau Anda membaca buku, menghadiri seminar atau berkomunikasi dengan sikap tahu segalanya, maka Anda tidak akan pernah belajar sesuatu. Karena para orang yang berhasil adalah orang yang selalu mau belajar dan ingin mencari tahu.

Ketika seseorang menganggap bahwa dia sudah mengetahui semuanya itu sesuatu kebodohan.Kenyataannya semakin Anda benar-benar tahu, semakin Anda menyadari bahwa Anda tidak tahu.

*

Jadi mari kita menghapus kata itu selamanya, dan menjadi seorang yang rendah hati dan menerima
kebenaran.

Komentar

Sering Dibaca

BUKU ANAK INI ADALAH BUKU SYI'AH